-->

Artikel Terbaru

Celoteh "Jawaban Terakhir" #5

Celoteh "Jawaban Terakhir" #5
Celoteh "Jawaban Terakhir" #5
Celoteh "Jawaban Terakhir" #5

JAWABAN TERAKHIR

Page 5

Setelah sekian lama mendekam di dalam penjara si pemuda bodoh pun akhirnya dibebaskan dan akan segera merasakan kehidupan sebelumnya.

"Alhamdulillah" ucap sang pemuda bodoh setelah keluar dari penjara.

Meskipun tidak ada seorang pun yang menunggunya saat keluar dari penjara, sang pemuda bodoh tak menghiraukan ucapnya.

Namun yang di dapat dari pemilik rumah bukanlah barang-barang milik pemuda bodoh, melainkan sebuah kertas alamat yang memang sengaja dititipkan oleh wanita kaya teman sekelas waktu masa sekolah. Dengan berjalan penuh senyuman ketika mereasakan udara bebas, pemuda bodoh itu pun menghampiri alamat yang ada di kertas tersebut.

Saat sampai di alamat tujuan, betapa terkejutnya pemuda bodoh yang berharap dapat bertemu dengan wanita kaya..

"Kenapa saya harus mengunjungi Toko roti ini" Tanya pemuda bodoh dengan kebingungan.

"Tapi ini alamatnya sudah benar" Tampak pemuda bodoh yang semakin kebingungan.

Lalu tanpa pikir panjang lagi, pemuda bodoh pun kemudian masuk ke dalam ruko roti tersebut. Ramah tamah dan berbaris senyuman menyapa si pemuda bodoh yang memenangkan hati dan pikiran si pemuda bodoh.

Kemudian salah satu pekerja di ruko roti tersebut menyapa pemuda bodoh dan memberikan menu pesanan, namun hanya air putih saja yang diminta oleh pemuda bodoh.

"Apakah ruko roti ini mili wanita kaya"

"Jika alamat ini memang benar darinya, tentu benarlah apa yang sedang kupikirkan"

"Saya sangat senang melihat dirinya sudah memulai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Terlebih lagi bisnis yang dijalankan sudah berhasil seperti ini"

Itu lah yang saat ini berada dalam pikiran si pemuda bodoh, ketika melihat di sekita ruko roti tersebut..

Di tengah-tengah keramaian yang ada di toko roti terdapat musik yang mengiringi pengunjung ketika menikmati setiap menu disana agar dapat memanjakan pikiran para pengunjung di ruko roti..

Hingga hari sudah sore, tampak pemuda bodoh berputus asa karena tidak mendapatkan apa yang sudah ditunggunya sedari tadi di dalam ruko roti tersebut. Kemudian si pemuda bodoh pun memanggil seorang pekerja laki-laki untuk bertanya..

PPW ==> Apakah ada yang dapat saya bantu

PB ==> Maaf menganggu sebentar. Saya hanya ingin bertanya tentang sesuatu

PPW ==> Baiklah, silahkan tanyakan saja

PB ==> Apakah benar seorang wanita muda yang memiliki ruko roti ini

PPW ==> Mohon maaf.. Memang ruko roti ini baru dibuka beberapa bulan lalu dan saya termasuk para pekerja disini yang sudah bekerja ketika ruko ini dibuka. Tapi yang saya ketahui bahwa pemilik dari ruko roti ini bukanlah seorang wanita, bahkan saya sendiri belum pernah bertemu pemiliki disini.

PB ==> Ohh begitu rupanya.. Saya hanya mendengarkan dari seseorang bahwa pemilik ruko roti ini adalah seorang wanita.

PPW ==> Lalu apakah alasan untuk menanyakan hal seperti ini (Tanya pekerja paruh waktu yang merasa heran)

PB ==> Tidak ada.. Hanya saja saya ingin bertemu dengan pemilik ruko roti ini.

Setelah berbincang-bincang dalam bermaksud menanyakan tentang wanita kaya dengan pekerja paruh waktu, si pemuda bodoh itu pun keluar dari ruko roti tersebut. Namun sebelum itu dirinya sudah mengucapkan terima kasih kepada para pekerja paruh waktu ruko roti yang sudah membantu dan mengizikan dirinya beristirahat sejenak disana.

Tak jauh dari ruko tepatnya di seberang jalan, terdapat sebuah taman yang bersih dan selalu ramai. Kemudian duduklah si pemuda bodoh di taman tersebut.

Sempat menghela nafas.. Pemuda bodoh pun merasa ingin pulang ke kampung halaman nya yang jauh dari kota.

"Keluarga disana pasti sangat khawatir terhadapku. Padahal tahun ini seharusnya mereka sudah mendapatkan kabar tentang kelulusanku. Lalu apa yang akan aku lakukan sekarang ini" Keputusasaan pemuda bodoh semakin menguat.

Ketika itu dirinya sangat lapar sekali.. Lalu memutuskan untuk kembali menghampiri ruko roti tersebut berharap untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Laki-laki pekerja paruh waktu langsung menghampiri dirinya dan menyapa si pemuda bodoh.

PPW ==> Selamat malam.. Bukankah mas yang tadi, apakah ada yang tertinggal

PB ==> Tidak ada.. Saya sengaja datang kesini untuk menanyakan apakah di ruko roti ini menerima seorang pekerja tambahan.

PPW ==> Ohh.. Untuk masalah seperti ini biasanya akan langsung disampaikan oleh orang kepercayaan pemilik ruko yang setiap pagi selalu datang mengunjungi ruko roti ini.

PB ==> Baiklah.. Terima kasih untuk informasinya.. Saya pamit dulu dan mencoba kembali datang keesokan harinya..

PPW ==> Iya silahkan..

Seharian pemuda bodoh tidak memakan apapun hanya segelas air putih saja yang di minum, lalu kemudian pemuda bodoh itu kembali ke taman untuk beristirahat hingga menjelang pagi esok hari.

Note: Jangan lupa untuk Follow RoniLeak.Me agar bisa menerima informasi update "Jawaban Terakhir" #6 selanjutnya.. Terima Kasih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

{x}

Untuk menutup,Klik Tombol x di atas 2x